Author Archives: admin

Jokowi Perintahkan Perbaiki SMPN 1 Muara Gembong yang Rusak Parah

Jakarta  Presiden Joko Widodo atau Jokowi inspeksi mendadak (sidak) ke SMP Negeri 1 Muara Gembong Kabupaten Bekasi Jawa Barat. Dia mengaku mendapat informasi dari masyarakat bahwa kondisi sekolah tersebut rusak parah.

Dia pun sempat melihat-lihat kondisi lingkungan sekolah dan salah satu ruang kelas yang memang sudah rusak parah. Jokowi menyebut dirinya mendapat penjelasan dari kepala sekolah SMPN 1 Muara Gembong bahwa bangunan tersebut sejak 1984, tidak pernah dilakukan perawatan dan perbaikan.

“Keadaannya dua kelas ini sudah sangat parah seperti ini. Kemudian kelas yang lain juga sama, plafonnya sudah enggak layak,” ujar Jokowi di SMPN 1 Muara Gembong Bekasi Jawa Barat, Rabu (30/1/2019).

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengatakan, kondisi kelas yang rusak parah memaksa pihak sekolah menerapkan sistem belajar pagi dan siang bagi para siswa-siswinya. Menurutnya, terdapat sekitar 690 siswa yang belajar di sekolah tersebut.

“Karena siswanya di sini ada 600-an. Banyak sekali, tapi sarana prasarananya ya seperti ini,” ucap Jokowi.

Perintahkan Kemen PUPR

Jokowi telah memerintahkan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono untuk langsung memperbaikinya pada Maret 2019. Mantan Walikota Solo itu mengatakan perbaikan SMPN 1 Muara Gembong nantinya akan menggunakan dana APBN yang berada di pos Kementerian PUPR.

“Sekarang untuk pembangunan sekolah sekarang memang kita geser, tidak di Dikbud tetapi di PU yang memang profesionalismenya di bangunan,” ujarnya.

Dalam kesempatan ini, Jokowi ditemani Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Koordinator Staf Khusus Presiden Teten Masduki, dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono. Ada pula Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat melakukan sidak.

Granat Meledak di Masjid Filipina, 2 Orang Tewas

 Zamboanga  Setidaknya dua orang tewas dan empat lainnya terluka dalam serangan granat terhadap sebuah masjid di Filipina selatan, kata pejabat setempat.

Serangan di Kota Zamboanga terjadi pada Rabu 30 Januari 2019 dini hari waktu lokal, beberapa hari setelah ledakan bom ganda yang mematikan di sebuah katedral Katolik Roma di pulau Jolo dan referendum pembentukan otonomi wilayah Muslim yang lebih luas di Mindanao, wilayah paling selatan yang bergejolak di negara itu.

“Sebuah granat dilemparkan ke dalam sebuah masjid yang menewaskan dua orang dan melukai empat lainnya,” kata jurubicara militer regional Letnan Kolonel Gerry Besana kepada kantor berita AFP tentang serangan di Zamboanga, seperti dikutip dari Al Jazeera, Rabu (30/1/2019).

Dalam sebuah pernyataan, juru bicara Presiden Rodrigo Duterte, Salvador Panelo, mengatakan para penyerang “mengejek” pemerintah dalam penanganan situasi perdamaian dan ketertiban di Mindanao.

“Terorisme sekali lagi menunjukkan tabiatnya yang biadab dan jelek,” kata Panelo.

Para korban dilaporkan tengah tidur di dalam masjid pada saat serangan itu, yang mendapat kecaman langsung dari pejabat setempat

“Ini adalah bentuk paling pengecut dan biadab untuk menyerang orang-orang yang sedang beribadah,” kata pemimpin regional Mujiv Hataman.

“Kami menyerukan orang-orang dari semua agama … untuk bersama-sama berdoa untuk perdamaian.”

Majelis Ulama Semenanjung Zamboanga mengutuk apa yang disebutnya sebagai “tindakan jahat, tidak rasional, dan tidak manusiawi” dan mendesak warga untuk waspada.

Sejauh ini belum ada klaim tanggung jawab sebagai dalang serangan tersebut.

Militer Filipina telah menyerukan persatuan di antara komunitas Mindanao dan mendesak publik untuk menahan diri untuk tidak menyebarkan dan terjebak dalam berita hoaks.

Dugaan Bertalian dengan Teror Bom Ganda di Gereja Katolik

Komandan satuan tugas regional Kolonel Leonel Nicolas menekankan insiden itu “bukan tindakan pembalasan” untuk pemboman gereja tiga hari sebelumnya.

Dua ledakan menghantam Misa Minggu di Katedral Our Lady of Mount Carmel di kota Jolo, Provinsi Sulu, menewaskan sedikitnya 21 orang dan melukai lebih dari 100 lainnya.

ISIS mengklaim bertanggung jawab atas ledakan di katedral itu, salah satu insiden kekerasan terburuk di wilayah selatan Filipina yang bergolak.

Di sisi lain, Presiden Rodrigo Duterte menyalahkan Abu Sayyaf, sebuah kelompok bersenjata domestik yang terafiliasi ISIS dan telah melakukan pemboman, penculikan dan pemenggalan di Mindanao.

Usai Referendum Wilayah Otonomi Bangsamoro

Insiden-insiden teror itu terjadi setelah referendum 21 Januari yang sukses dan damai yang sangat menyetujui otonomi bagi sekitar lima juta penduduk dari sebagian besar wilayah Muslim di Mindanao.

Lewat sebuah referendum, kelompok etnis minoritas Bangsa Moro di Mindanao, Filipina Selatan, memilih setuju untuk berotonomi.

Pemungutan suara referendum digelar pada Senin, 21 Januari 2019 dan berakhir sore hari yang sama. Sedangkan penghitungan suara referendum rampung pada Jumat, 25 Januari 2019.

Komisi Pemilihan Filipina secara resmi mengumumkan hasil referendum itu kemarin, Sabtu 26 Januari 2019, yang menyatakan sebanyak 85 persen pemilih menjawab ‘Ya’ untuk pembentukan wilayah otonomi, demikian seperti dikutip dari The Jerusalem Post, Minggu 27 Januari 2019.

Dengan begitu, Wilayah Otonomi Bangsamoro di Muslim Mindanao (BARMM) praktis akan menggantikan Wilayah Otonomi di Muslim Mindanao (ARMM) yang ada sebelumnya.

Wilayah itu meliputi kawasan Provinsi Basilan, Lanao del Sur, Maguindanao, Sulu, dan Tawi-tawi serta Kota Marawi dan Lamitan. Berdasarkan undang-undang yang diratifikasi, wilayah itu akan diperluas ke Cotabato City serta Provinsi Lanao del Norte dan Cotabato.

Voting itu merupakan tindak lanjut ketika pemerintah Filipina menyetujui Undang-Undang Bangsamoro Organic Law (BOL) pada Juli 2018, yang salah satu isinya mengatur tentang referendum pembentukan wilayah otonomi Bangsamoro.

Referendum adalah solusi politik untuk meredam pertempuran berdarah selama puluhan tahun antara kelompok separatis–yang mayoritas memeluk Islam–dengan tentara nasional Filipina. Lebih dari 120.000 orang tewas dalam pertempuran penuh kekerasan itu.

Belum jelas apakah teror bom di Zamboanga pada 30 Januari 2019 berkaitan dengan hasil referendum Bangsamoro.

Gempa Bermagnitudo 5,3 Goyang Gedung-Gedung di Ibu Kota Taiwan

Taipei  Gempa berkekuatan 5,3 melanda Taiwan pada Rabu 30 Januari 2019. Menurut Survei Geologi AS, lindu tersebut mengguncang sejumlah bangunan di ibu kota Taipei.

Seperti diberitakan Channel News Asia, Rabu (30/1/2019), belum ada laporan kerusakan atau korban jiwa akibat gempa yang melanda sekitar 92 km timur dari Kabupaten Hualien, di pantai timur. Pusat lindu dilaporkan pada kedalaman 19,8 km.

Menurut Biro Cuaca Pusat Taiwan, gempa itu mengguncang sekitar pukul 13.20 waktu setempat. Getarannya terasa paling kuat di daerah Taitung, yang mendaftarkan 4 pada skala intensitas 7 lapis di Taiwan.

Februari lalu, gempa berkekuatan 6,4 melanda dekat kota Hualien sebelum tengah malam, menewaskan 17 orang. Sebagian besar korban terjebak di sebuah gedung yang sebagian runtuh.

Pada 23 Oktober 2018, gempa bumi mengguncang Taiwan pada Selasa waktu setempat. Getarannya sangat terasa di ibu kota Taipei.

Gempa bumi, yang melanda wilayah sejauh 104 km di lepas pantai kota Hualien, berkekuatan magnitudo 5,7 menurut hitungan Survei Geologi AS. Sementara Biro Cuaca Taiwan  mengatakan gempa itu bermagnitudo 6.

“Tidak ada laporan kerusakan saat ini,” kata biro itu seperti dikutip dari Channel News Asia, Selasa (23/10/2018).

Seorang saksi mengatakan gempa juga membuat gedung-gedung di Taipei bergoyang. Kendati demikian belum ada detail lebih rinci terkait gempa yang berpusat pada kedalaman 31 km.

Taiwan sejatinya terletak di dekat persimpangan dua lempeng tektonik, oleh sebab itu pulau tersebut rentan terhadap gempa bumi.

Pada bulan Februari, wilayah Hualien juga diguncang gempa berkekuatan magnitudo 6,4 yang menewaskan 17 orang. Lindu itu bahkan menyebabkan beberapa bangunan runtuh sebagian, termasuk landmark lokal Marshal Hotel.

Gempa terburuk di Taiwan dalam beberapa dekade terakhir adalah lindu bermagnitudo 7,6 pada September 1999 yang menewaskan sekitar 2.400 orang.

Gempa Dahsyat

Sementara itu gempa dahsyat pernah mengguncang Taiwan pada Sabtu 17 Maret 1906 pagi. Lebih dari 1.258 orang tewas, 2.385 luka-luka, 6.769 rumah rusak, 14,218 bangunan hancur.

Gempa dilaporkan melanda negeri ini dalam satu hari penuh. Sungguh mengerikan. Efek lindu meratakan semua bangunan dengan tanah dan menghancurkan seisi kota.

Dikutip dari History, gempa hebat ini disebabkan pergerakan sesar Chinsekiryo dan Baishiku yang terletak di bawah Taiwan. Episentrum gempa ada di bawah kota Kagi, dengan magnitudo 7,1 dan terasa hingga Jepang. Ribuan bangunan di seluruh Taiwan benar-benar runtuh oleh getaran gempa.

Desa Datiyo, Raishiko dan Shinko nyaris musnah. Namun, sebagian besar korban meninggal ditemukan di Kagi. Mereka tewas karena tertimpa reruntuhan bangunan atau rumah mereka sendiri.

Saat tim SAR hendak melakukan penyelamatan korban hidup dan evakuasi jenazah, gempa susulan datang dan mendera Taiwan sepanjang hari. Alhasil, tim mengalami kesulitan.

Hanya berselang satu bulan setelahnya, gempa sebesar 8,3 SR melanda San Francisco hingga pantai Amerika Utara, melintasi Samudra Pasifik dari Taiwan.

Gempa mematikan berikutnya di Taiwan terjadi pada tahun 1935, ketika 3.200 orang dilaporkan meninggal.

Disebut Gabung PDIP, Ahok: Saya Mau Jalan-Jalan Dulu

Jakarta  Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menjawab kabar dirinya bergabung dengan PDIP. Menurut Ahok, dirinya sejak dulu memang sudah berhubungan baik dengan PDIP.

“Saya memang dari dulu ya hubungan baik dengan PDIP,” katanya di kawasan Meruya, Jakarta Barat, Rabu (30/1/2019).

Meski berhubungan baik dengan PDIP, Ahok mengatakan tidak mendaftar sebagai anggota.

“Saya mau jalan-jalan dulu,” ujarnya.

Saat ini, Ahok akan mendukung stafnya Ima Mahdiah, caleg PDIP untuk menang dan masuk ke DPRD DKI.

“Ini dukung Ima, ini Ima saya ingin jadi anggota DPRD DKI gitu saja,” katanya.

Hari ini, Ahok datang ke posko relawan Ima dan memberikan semangat bagi relawan untuk memenangkan Ima dan PDIP.

“Kita tetap harus semangat dna berjuang,” Ujar Ahok.

PDIP Siap Menunggu

Sebelumnya, Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengungkapkan alasan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok belum mendaftar sebagai kader PDIP. Menurut Hasto, Ahok masih ingin menikmati waktu bersama keluarga.

“Pak Ahok namanya juga baru bebas, Pak Ahok kan banyak agenda pribadi,” katanya saat Safari Politik PDIP di Surabaya, Jawa Timur, Jumat (25/1/2019).

Hasto menyatakan, PDIP membuka lebar pintu dan menunggu sampai Ahok siap menjadi anggota partai berlambang banteng itu.

“Nanti kita tunggu, namanya PDIP terbuka. Kapitra bergabung, banyak tokoh (gabung),” katanya.

Soal rencana PDIP mengajak Ahok untuk bersafari politik memenangkan Jokowi-Maruf, Hasto menyebut Ahok masih ingin berlibur dengan keluarga terlebih dahulu.

“Kita hargai privasinya, sekarang (biarkan) untuk jalankan agenda pribadi sekarang disebut Pak BTP. Ahok masih urusan pribadi dulu, ya keliling Indonesia dulu, mungkin keluar negeri,” katanya

BTP Bebas dari Penjara, Ahmad Dhani: Ahok Sudah Kembali Fitri

Jakarta  Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok telah menghirup kebebasan. Ahok bebas murni usai menjalani hukumannya selama 1 tahun 8 bulan dan 15 hari di Rutan Mako Brimob, Kelapa 2 Depok, atas kasus penistaan agama.

Musikus Ahmad Dhani turut mengomentari kebebasan BTP.

“Ahok kan sudah bebas, sudah menjalani hukuman. Kesalahannya juga sudah dimaafkan,” kata Dhani di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (28/1/2019).

Menurut Ahmad Dhani, Ahok seperti orang lain pada umumnya yang sudah selesai menjalani masa hukuman.

“Menurut saya Ahok sudah nol lagi lah. Kalau puasa Ramadan, itu sudah nol lagi,” ujar dia.

Ahmad Dhani juga menyambut baik terkait rencana Ahok yang akan mencoba peruntungan menjadi YouTuber.

Ingin Jadi YouTuber

Setelah bebas, rupanya Ahok tertarik untuk menjadi seorang YouTuber atau influencer. Anak sulungnya, Nicholas Sean pun penasaran, mengapa ayahnya ingin menjadi YouTuber.

“Ya minimal kan gini, jadi kalau yang mau tahu papa keluar kan bisa nonton. Kita enggak di teve,” jelas Ahok kepada sang anak dalam vlog episode pertamanya yang diunggah dalam saluran YouTube Panggil Saya BTP, Jumat (25/1/2019).

Bila konten-konten di YouTube-nya disambut dengan baik, maka rencananya Ahok akan mempromosikan band yang didirikan oleh dia dan teman-temannya di dalam penjara.

“Terus kalau banyak yang subscribe, suka, mau nonton, papa mau upload latihan nyanyi Band Teman Penjara. Papa kan enggak bisa nyanyi jadi belajar nyanyi,” imbuh Ahok.

Sementara itu, dalam vlognya, Ahok pun mengabadikan perjalanannya dari Mako Brimob menuju rumahnya. Selama perjalanan di dalam mobil, Ahok dibuat takjub dengan perubahan Jakarta.

Ini Sebab Realisasi Investasi RI di 2018 Tak Capai Target

Jakarta – Target realisasi investasi nasional tidak berhasil tercapai pada 2018. Realisasi hanya mampu sampai ke angka 94,3 persen dari target.

Chairman of Advisory Board Mandiri Institute, Chatib Basri menilai tak tercapainya target investasi akibat kondisi ekonomi global yang penuh gejolak pada tahun lalu.

“Tentu, ini efek tightening (pengetatan) kemarin dari global itu pasti berpengaruh,” kata dia saat ditemui dalam acara Mandiri Invesment Forum, di Fairmont, Jakarta, Rabu (30/1/2019).

Dia mengungkapkan, di 2018 tidak hanya The Fed atau bank sentral yang melakukan pengetatan. Namun European Central Bank (ECB) pun melakukan hal serupa.

Sehingga yang terjadi adalah investasi di negara-negara berkembang (emerging market) banyak yang kabur dan kembali ke negara maju.

“Ketika The Fed kemudian ECB melakukan tightening, itu modal kembali lagi ke advance country,” ujarnya.

Imbasnya, selain berdampak pada iklim investasi kondisi tersebut juga memukul nilai tukar mata uang di beberapa negara berkembang. Termasuk Indonesia. Sebab banyak aliran modal asing yang keluar (capital outflow).

“Sehingga kan kalau kita bicara BKPM kan mengenai arus modal yang masuk kesini tentu akan terpengaruh dengan itu. Kemudian juga dalam beberapa bulan terakhir harga komoditas mengalami penurunan jadi orang yang mau invest tambah juga akan menunggu itu. Yang kemudian menjelaskan kenapa di PMDN juga mengalami perlambatan,” ujarnya.

Chatib berharap di 2019 The Fed tidak akan kembali mengerek suku bunga acuannya agar investasi kembali pulang ke negara-negara berkembang.

“Mudah-mudahan di 2019 ini kalau The Fed pause kenaikannya dan modal kembali ke Emerging Market, itu mereka bisa invest lagi,” tutupnya.

Realisasi Investasi di 2018

Hari ini Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mengumumkan total realisasi investasi sepanjang 2018 sebesar Rp 721,3 triliun, meningkat sebesar 4,1 persen dibanding 2017.

Namun, angka ini hanya mencapai 94,3 persen dari target investasi yang ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) sebesar Rp 765 triliun.

“Di tahun fiskal 2018 kita tidak berhasil mencapai target. Jadi 94 persen dari target realisasi final 2018,” kata Kepala BKPM Thomas Lembong dalam konferensi pers, di kantor BKPM, Jakarta, Rabu (30/1).

Thomas menyampaikan, total realisasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) pada periode 2018 mencapai Rp 328,6 triliun, meningkat 25,3 persen dibandingkan 2017 sebesar Rp 262,3 triliun.

Sementara total realisasi investasi Penanaman Modal Asing (PMA) 2018 adalah Rp 392,7 triliun, atau turun 8,8 persen dibandingkan realisasi investasi PMA 2017 sebesar Rp 430,5 triliun.

“Realisasi 2018 ini merupakan cerminan dari upaya tahun sebelumnya. Kurangnya eksekusi implementasi kebijakan pada tahun lalu berimbas pada perlambatan investasi di tahun ini, di samping adanya hambatan dari faktor eksternal,” imbuhnya.

Menteri PANRB Ungkap Hasil Tes CPNS Kahiyang Ayu

Jakarta  Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) mengungkapkan fakta hasil tes Calon Pegawai Negeri Sipil Tahun 2017 (CPNS 2017) milik putri Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kahiyang Ayu.

Dikutip dari Antara, Kahiyang Ayu memang pernah mengikuti seleksi tes CPNS 2017 sebagai Pemeriksa Pertama Pemerintah Kota Surakarta. Lantas, bagaimana hasilnya?

Dalam tes tersebut, Kahiyang tidak berhasil lolos CPNS. Total capaian poin Kahiyang adalah 300, terdiri dari nilai Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) 50, Tes Intelegensia Umum (TIU) 95, dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP) 155.

Sementara merujuk pada peraturan CPNS saat itu, seorang peserta CPNS dinyatakan lolos bila memenuhi passing grade 70 untuk TWK, 75 untuk TIU, dan 126 untuk TKP.

Sebelumnya, calon presiden nomor urut 01, Jokowi menyebut proses seleksi Aparatur Sipil Negara (ASN) di era pemerintahannya sudah berjalan dengan transparan dan akuntabel. Bahkan, begitu transparannya, anak Jokowi sendiri, Kahiyang Ayu, tidak lolos seleksi CPNS yang digelar pada Oktober 2017 lalu.

“(Soal tes CPNS) rekrutmennya berjalan dengan transparan, akuntabel, dan bisa semua orang melihat dan sekarang sudah kita lakukan. Semuanya bisa cek, hasilnya juga bisa cek, anak saya tidak bisa diterima di situ karena memang tidak lulus,” kata Jokowi dalam Debat Capres, Kamis (17/1/2019), seperti dikutip dari laman Antara.

Penerimaan CPNS 2018

Sementara itu, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB), Syafruddin, saat awal pelaksanaan Seleksi CPNS 2018, menyebutkan bahwa pada 2018 penerimaan CPNS kembali dibuka.

Pemerintah membuka lowongan baru menjadi PNS untuk 238.015 posisi, terdiri atas 51.271 formasi untuk 76 kementerian dan lembaga di tingkat pusat, dan 186.744 formasi untuk 525 pemerintah daerah seluruh Indonesia.

Syafruddin mengungkapkan bahwa pemerintah Indonesia hendak mencari talenta terbaik di antara jutaan anak bangsa untuk mengabdi kepada negara. Oleh karenanya, sejak awal, pelaksanaan seleksi CPNS 2018 sudah dipersiapkan dengan matang.

“Tidak boleh cacat, harus berlangsung transparan dan bersih,” kata Syafruddin.

Karena itulah, ia menegaskan bahwa negara sampai melibatkan Kepolisian Negara Republik Indonesia untuk membantu pengamanan pelaksanaan seleksi CPNS ini. Bukan hanya pengamanan fisik, tapi juga pengamanan siber, ancaman hacker, dan lain-lain.

“Supaya mereka yang berjuang, ikut seleksi CPNS, bisa menerima hasil dengan ikhlas. Kalau dia lulus, Alhamdulillah. Kalau tidak lulus, dia akan menerima,” tutupnya.

Sang Ayah Sedih, Anaknya Artis VA Resmi Ditahan

 Jakarta  Artis VA akhirnya memenuhi panggilan penyidik Subdit V Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Jatim untuk menjalani pemeriksaan, Rabu (30/1/2019). Di hari yang sama, ia juga secara resmi ditahan.

Kabar ini pun telah dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera. Artis VA terancam hukuman lima tahun penjara atas kasus dugaan prostitusi online.

“Oleh karena itu terhitung mulai tanggal 30 Januari 2019, VA resmi dijadikan tersangka dan ditahan di Polda Jatim,” tutur Kombes Pol Frans Barung Mangera, di kantornya, Rabu (30/1/2019).

Berita penahanan ini pun telah sampai ke telinga ayah artis VA, Doddy Sudrajat. Sebagai warga negara yang baik, ia sepenuhnya menyerahkan kasus hukum anaknya pada kepolisian.

Pasrah

 

“Kalau memang itu bukti-buktinya sudah kuat, terus sudah wewenang dari Polda Jawa Timur ya sudah,” jelas ayah artis VA di Jalan Kapten Pierre Tendean, Jakarta Selatan, Rabu (30/1/2019).

Beri Dukungan Langsung

Sebagai ayah, tentunya ia sedih karena anak tercintanya harus menjalani masa tahanan. Rencananya dalam waktu dekat ia juga akan datang ke Surabaya untuk menjenguk dan memberi dukungan moril secara langsung.

“Memang prosedurnya seperti itu harus ditahan, saya hanya bisa (mendoakan). Nanti mungkin saya akan atur waktu untuk ke Surabaya. Pasti sedihlah,” jelas ayah artis VA.

Artis VA Resmi Ditahan di Polda Jatim

Surabaya  Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur (Jatim) secara resmi menahan artis VA terkait kasus dugaan prostitusi online di Surabaya yang sempat menghebohkan beberapa waktu yang lalu.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera, menuturkan bahwa pada siang hari ini, tepatnya pada pukul 15.00, administrasi penyidikan terhadap artis VA sudah dilakukan.

“Oleh karena itu terhitung mulai tanggal 30 Januari 2019, artis VA resmi dijadikan tersangka dan ditahan di Polda Jatim,” tutur Barung, di Mapolda Jatim, Rabu (30/1/2019).

Barung menegaskan bahwa sesuai surat perintah penahanan yang disampaikan Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan beberapa waktu yang lalu, mengenai penetapan tersangka artis VA ini berdasarkan rekam jejak digital dari tersangka muncikari ES. “VA terancam hukuman di atas lima tahun penjara,” ujar Barung.

Rekam Jejak Digital

 

Sebelumnya, Kapolda Jatim, Irjen Pol Luki Hermawan, menuturkan bahwa penetapan tersangka VA ini berdasarkan rekam jejak digital dari tersangka muncikari ES.

“Dari situ jelas ada foto dan video dan keterlibatan aktif VA dalam prostitusi online. Termasuk penyebaran foto dan video,” tutur Luki di Mapolda Jatim, belum lama ini.

Luki menegaskan, penetapan VA sebagai tersangka itu juga sesuai dengan hasil gelar perkara, dan berdasarkan pendapat dari beberapa ahli.

“Ada ahli pidana, ahli bahasa, ahli ITE dan ahli Kementerian Agama dan MUI dan beberapa bukti yang sangat mengaitkan dalam transaksi komunikasi ini sangat menguatkan saudari VA menjadi tersangka,” tambah Luki.

Terjerat UU ITE

Selain foto pose telanjang, ada pula video tak pantas dan melanggar norma susila. Foto dan video itu dikirim ke muncikari agar user tertarik dan menggunakan jasa VA.

“Ini mungkin sesuatu yang baru di mana yang sebelumnya jadi saksi korban (dalam kasus prostitusi), bisa menjadi tersangka. Ini akan jadi yurisprudensi,” ujar Luki.

Dalam perkara ini, VA dijerat Pasal 27 ayat 1 UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Pasal itu berbunyi, ‘Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan yang melanggar kesusilaan.

Penjelasan Kodam Cendrawasih soal Pengamanan Proyek Trans Papua dan Kesaksian Pekerja Proyek

Penjelasan Kodam Cendrawasih soal Pengamanan Proyek Trans Papua dan Kesaksian Pekerja Proyek , Jakarta – Pemerintah tetap melanjutkan pembangunan jalur Trans Papua. Keputusan itu diambil meski pekerja proyek tersebut mendapat serangan dari kelompok kriminal bersenjata (KKB) beberapa hari lalu.

Pemerintah memerintahkan TNI-Polri untuk mengamankan jalur tersebut. Kapendam XVII/Cendrawasih Kolonel Inf. Muhammad Aidi, mengatakan belum mendapat informasi apakah PT Istaka Karya sebagai pelaksana proyek telah berkoordinasi dengan pihak keamanan.

“Pembangunan Trans Papua itu melibatkan banyak kontraktor. Istaka Karya ini saya tak memonitor apakah sudah ada koordinasi dengan aparat keamanan, dan aparat keamanan siapa mereka berkoordinasi. Karena saat kejadian ini, tidak ada aparat keamanan di situ,” ucap Aidi saat dikonfirmasi, Rabu (5/12/2018).

Dia menuturkan, di tahun-tahun sebelumnya, sejumlah kontraktor meminta pengamanan.

“Misalnya PT Nirwana, kita sama-sama dengan pekerja itu, sebelum kita masuk ke lokasi pekerjaan, pengamanan dulu yang mengamankan,” jelas Aidi.

Dia menjelaskan, TNI akan membantu pengamanan bila ada permintaan pengemanan proyek di Papua. Pihaknya kesulitan bila harus memantau keseluruhan proyek.

“Kalau dia tak melapor atau meminta pengamanan, kita tak memonitor,” kata Aidi.

Zona Merah

Dia menyatakan, wilayah kerja PT Istaka Karya memang zona merah.

“Memang ada beberapa kejadian, pernah ada tim survei oleh PU dari Bandung itu melaksanakan survei tanpa minta pengamanan, tapi menggunakan warga Papua,” pungkasnya.

Kesaksian Pekerja Proyek Detik-Detik Mencekam Penembakan KKB Papua

Salah seorang pekerja proyek jembatan Trans Papua yang selamat dari pembantaian Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kali Yigi-Kali Aurak, Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua, menceritakan perlakuan sadis yang diterima bersama rekan kerjanya saat kejadian.

Kesaksian pria berinisial JA itu dituturkan kembali oleh Kapendam XVII/Cendrawasih Kolonel Inf Muhammad Aidi.

“Tanggal 1 Desember 2018, seluruh karyawan PT Istaka Karya memutuskan tidak bekerja karena pada hari itu ada upacara peringatan 1 Desember yang diklaim sebagai Hari Kemerdekaan KKSB dan dimeriahkan dengan upacara bakar batu bersama masyarakat,” tutur Aidi, Rabu (5/12/2018).

Mendadak, sekitar pukul 15.00 WIT, kelompok KKB mendatangi Kamp PT Istaka Karya dan memaksa seluruh karyawan yang berjumlah 25 orang untuk keluar. Mereka digiring menuju Kali Karunggame dalam kondisi tangan terikat dan dikawal sekitar 50 orang pasukan KKB dengan senjata campuran standar militer.

“Keesokan harinya, Minggu, 2 Desember 2018 pukul 07.00 WIT, seluruh pekerja dibawa berjalan kaki dalam keadaan tangan terikat menuju Bukit Puncak Kabo. Di tengah jalan, mereka dipaksa berbaris dengan formasi lima saf dalam keadaan jalan jongkok,” jelas dia.

Pasukan KKB pun menari sambil meneriakkan sura hutan khas pedalaman Papua. Dalam suasana kegembiraan itu, mereka kemudian menembaki para pekerja layaknya tawanan perang yang tidak berdaya.

“Sebagian pekerja tertembak mati di tempat. Sebagian lagi pura-pura mati terkapar di tanah,” kata Aidi.

Usai aksi sadis, KKB kemudian meninggalkan para korban dan melanjutkan perjalanan menuju Bukit Puncak Kabo. Ada sekitar 11 orang karyawan yang berpura-pura mati dan berusaha bangkit untuk melarikan diri.

“Namun malangnya, mereka terlihat oleh KKB sehingga mereka dikejar. Lima orang tertangkap dan digorok oleh KKB meninggal di tempat, enam orang berhasil melarikan diri ke arah Mbuah, dua orang diantaranya belum ditemukan, sedangkan empat orang termasuk saksi JA, selamat setelah diamankan oleh anggota TNI di Pos Yonif 755/Yalet di Mbua,” ucap Aidi.

Serang Pos TNI

Pengejaran KKB ternyata tidak berhenti di situ. Pada 3 Desember 2018 sekitar pukul 05.00 Wit, mereka nekat menyerang Pos TNI 755/Yalet tempat para korban diamankan. Mereka menggunakan senjata standar militer campuran, berikut panah dan tombak.

Serangan diawali dengan pelemparan batu ke arah pos. Salah seorang anggota Yonif 755/Yalet atas nama Serda Handoko yang membuka jendela tertembak dan meninggal dunia. Kontak senjata pun terjadi mulai pukul 05.00 WIT hingga 21.00 WIT.

“Karena situasi tidak berimbang dan kondisi medan yang tidak menguntungkan, maka pada 4 Desember pukul 01.00 WIT, Danpos memutuskan untuk mundur mencari medan perlindungan yang lebih menguntungkan. Saat itulah salah seorang anggota atas nama Pratu Sugeng tertembak di lengan,” Aidi menandaskan.